Dinilai Buat Resah, Warga Bantai Tujuh Babi Hutan

SEMARAPURA – fajarbali.com | Di kala sektor pariwisata terdampak Virus Corona, warga di Nusa Penida, Klungkung rupanya sudah menyiapkan langkah alternatif. Sayangnya, saat semangat petani menggebu-gebu, rumput laut justru terserang hama ice-ice. Akibatnya, jumlah panen menurun, dan ironisnya sampai saat ini belum ada solusi jitu untuk membasmi hama musiman tersebut.

Khusus mengenai Skema Kebijakan Penanganan Dampak COVID-19 terhadap Ekonomi sebesar Rp220,0 miliar. Pagu anggaran tersebut digunakan untuk penanganan/peyelamatan kegiatan usaha akibat dampak COVID-19 terhadap dunia usaha yang meliputi tiga skema. Karena dunia tengah menghadapi pandemi, pemerintah setempat tidak mengizinkan keramaian selama waktu yang belum ditentukan. Tak hanya Pantai Kuta, semua pantai dan obyek wisata di Bali juga ditutup sementara.

Apalagi usahanya dagang kecil-kecilan selama hampir setahun ini kelimpungan karena pandemi Covid-19. Hal ini karena daging babi tidak hanya di manfaatkan sebagai produk Slot Online Indonesia konsumsi namun juga digunakan dalam kegiatan keagamaan. Oleh sebab itu pemerintah Provinsi Bali perlu membuat kebijakan untuk meningkatkan populasi ternak babi ini.

Warga Bali resah karena perekonomian menurun

Namun, sektor esensial berkaitan dengan kebutuhan pokok tetap beroperasi a hundred persen dengan protokol kesehatan. Disamping itu sama-sama mencari solusi terkait permasalah tersebut dalah satunya dengan membuat industri rumah tangga. Hal ini sedikit tidaknya dapat membantu pendapatan rumah tangga di tengah pandemic sehingga dapat mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, Wayan Durma mengatakan belum menerima laporan terkait hama ice-ice yang menyerang rumput laut petani di Nusa Penida.

Selain itu, kasus penambahan covid-19 di Kudus terbilang menurun dibandingkan periode sebelumnya. Memang, jika dilihat dari tingkat keparahan sebenarnya wilayah Kudus hanya masuk zona orange, belum termasuk zona merah. Dimana jika diberlakukan PPKM, maka sektor perekonomian dikhawatirkan melemah.

Lebih dari 1.000 orang warga di pesisir pantai selatan wilayah itu bersiap mengungsi. “Kami sudah mendatangkan delapan unit generator listrik di lokasi penampungan,” kata Soeharsono, pejabat pada Badan Kesejahteraan dan Pengembangan Kabupaten Blitar. Bagaimana dengan kondisi sekarang yang sepi akibat pandemi Covid-19? Data Badan Pusat Statistik Bali, pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan pertama tahun 2020 minus 1,14 persen, merosot drastis dibandingkan triwulan keempat tahun 2019 yang hampir menyentuh 6 persen.